Partai Gelora Jatim Gembleng Pengurus Zona 2 di Madiun, Siapkan Mesin Politik Menuju 2029
Madiun, Pojok Kiri – Sebanyak 60 pengurus Partai Gelora Indonesia dari wilayah Zona 2 Jawa Timur mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pimpinan DPW dan DPD di Kota Madiun, Minggu (21/6/2026).
Peserta berasal dari Kota dan Kabupaten Madiun, Kota dan Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, hingga Trenggalek. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi dalam menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.
Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari penguatan organisasi, kepemimpinan, komunikasi politik, hingga strategi penggalangan yang terstruktur. Pembekalan itu ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pengurus daerah dalam mengelola organisasi secara efektif.
Pelatihan mengusung tema membangun kepemimpinan yang kuat, organisasi yang efektif, komunikasi politik yang berdampak, serta penggalangan yang terstruktur menuju DPD Gelora yang produktif dan berdaya menang.
Ketua DPW Partai Gelora Jawa Timur, Misbakhul Munir atau Gus Misbakh, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antar-pengurus sekaligus menyamakan langkah menghadapi dinamika politik mendatang.
“Partai Gelora terus meningkatkan kualitas kader dan memperkuat konsolidasi di berbagai daerah. Kota Madiun dipercaya menjadi tuan rumah pelatihan bagi pengurus DPD se-Jawa Timur Zona 2,” kata Gus Misbakh.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gelora Kota Madiun, Titin Nurfarida, menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada Kota Madiun sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut dia, pelatihan menjadi sarana memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, sekaligus menyiapkan kader menghadapi kontestasi politik pada masa mendatang.
Titin menambahkan, kegiatan yang digelar DPN dan DPW Partai Gelora Jawa Timur itu merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pemilu Legislatif 2029. Ia optimistis partainya dapat meningkatkan kepercayaan publik melalui kolaborasi, militansi kader, dan kerja politik yang terukur. (Yah)




Komentar
Posting Komentar