Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Sopir Ngawur, Truck Gandeng Parkir di Tubruk

Gambar
Ngawi, Pojok Kiri Mataraman.-Telah terjadi kecelakaan lalulintas (LAKA) pada hari Kamis Tanggal 27 September 2018 pukul 04.30 WIB di Jalan Raya Ngawi – Mantingan KM 35 – 36 Desa Mantingan Kec. Mantingan Kabupaten Ngawi. Kecelakaan melibatkan kendaraan Truck Cold Diesel dan kendaraan Truck Gandeng. Kejadian ini mengakibatkan korban luka ringan diantaranya adalah sopir   Kendaraan Truck Cold Diesel Nopol AD 1799 BY bernama Wawan Ariyanto, laki laki berusia 26 tahun warga Dusun. Klogo, Desa Karangudu Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen. Sopir truck tersebut mengalami luka ringan robek pada dahi kanan dan kiri. Korban dipihak   Cold Diesel selanjutnya yaitu   Penumpang atas nama Nurdiono, Laki laki 30 tahun asal Dusun Klegu Desa Karangudu Kecamatan Ngrampal Kab. Sragen mengalami luka nyeri punggung. Kedua korban tersebut dalam keadaan sadar. Kronologi kejadian, berawal Kendaraan Truck Cold Diesel yang dikemudikan oleh Wawan Ariyanto berjalan dari arah timur ke ba...

Hendak Makan Siang, Kaca Mobil di Pecah Bandit, Barang Berharga Milik Wanita PNS Ini Raib

Gambar
Ngawi, Pojok Kiri Mataraman.- Berawal adanya laporan dari korban atas nama Bulkis Hani Restu Luhur perempuan 47 tahun berstatus PNS asal Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi. Aparat Polsek Karangjati memburu bandit sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan modus pecah kaca mobil yang terjadi diwilayah hukumnya. Dalam kronologis kejadian, korban melapor ke Mapolsek Karangjati pada Kamis lalu, (27/09), sekitar pukul 13.00 WIB kehilangan beberapa barang berharga senilai total Rp 3,2 juta yang ditaruh didalam mobilnya jenis Daihatsu Terios warna putih nopol AE 1934 FN. Disebutkan saat kejadian, korban bersama rekannya tengah makan siang di RM Mitra Anda dipinggir Jalan Raya Ngawi-Caruban masuk Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Ngawi. Dan mobil Daihatsu Terios milik koban yang di parkir di areal parkiran RM Mitra Anda sudah mengalami pecah kacanya di bagian kiri belakang. “Saat itu korban melihat ada dua orang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixio...

Ugal –Ugalan Dijalan , Pengedara Sepeda Motor Tewas Tertabrak Bus

Gambar
Ngawi, PKM.- Untung tak bisa raih malang tak bisa di tolak. Ungkapan nasib tragis inilah yang menimpa warga Ngawi terkait kejadian kecelakaan yang telah menelan korban dan merenggut nyawa. Adalah Andri Veri Fandi umur 30 tahun dan Iput Hartanto umur 34 tahun (keduanya warga Dusun Bulakan, Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Ngawi) menjadi korban dalam tragedi kecelakaan di Ring Road Jalan Soekarno-Hatta Ngawi kilometer 04-05 dan tepatnya barat pom bensin terminal lama Ngawi pukul 20.30 WIB pada Sabtu, (29/09). Korban dinyatakan tewas ditempat kejadian dengan luka di kepala yang mengenaskan.     Kronologis awal kecelakaan tragis itu bermula kedua korban tanpa memakai helm berboncengan mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Shogun nopol AE 3822 MI dari arah timur ke barat. Searah didepanya berjalan Bus Sugeng Rahayu nopol W 9682 UZ yang dikemudikan Rahmad Budiono umur 30 tahun warga Desa Jalen, Kecamatan Balon, Ponorogo. Lalu, disisi jalan sebelah utara dari barat ke...

Berakar Sejarah, Ngawi Patenkan Pagelaran Budaya “Ganti Langse” di Bumi Srigati Alas Ketonggo

Gambar
Ngawi, Pojok Kiri.- “Pelajarilah sejarah perjuanganmu sendiri yang sudah lampau, agar tidak tergelincir dalam perjuanganmu yang akan datang”  demikian kata Bung Karno dalam pidato kepresidenan pada Tahun 1966 sambil mengutip pujangga skotlandia, Thomas Carlyle.  Jika kita menghayati pesan Bung Karno ini maka budaya sebagai identitas sebuah bangsa adalah penting artinya. Para generasi muda bangsa setidaknya semakin semangat untuk memelihara kebudayaan asli Indonesia ditengah gerusan budaya yang berdatangan dari luar. Dan, Kabupaten ngawi sebagai sebuah daerah dibawah NKRI yang kaya akan budaya juga berusaha keras  ngugemi kalimat ungkapan Bapak Proklamator tersebut. Sebuah prosesi tahunan Pagelaran Budaya yang diselenggarakan di Kabupaten Ngawi bertajuk “Ganti Langse” di selenggarakan di Palenggahan Agung Srigati di Alas Ketonggo, Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Acara budaya di lakukan setiap penanggalan 15 Muharram 1439 Hijriah (Bulan ...

Ratusan Tenaga Honorer K-2 Ngawi Turun Jalan, “Nasib Honorer K-2 Menjadi Anak Tiri Pemerintah”

Gambar
Ngawi, PKM. - Puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan tak menjadi “catatan baik” dalam sebuah buku besar pengabdian di negeri ini. Itulah ungkapan singkat status nasib guru honorer K-2 yang sampai saat ini tidak   pasti alias menggantung di negeri ini. Nasib yang terlunta lunta ibarat kisah anak tiri yang tidak diperhatikan oleh pemerintah. Memanglah benar pepatah bahwa guru adalah pahlawan tanpa jasa melekat erat dalam perjalanan kisah “para sukwan” ini. Puluhan tahun mengabdi dengan sebuah harapan diangkat penjadi pegawai negeri tinggalah angan dan mimpi. Dan, dibelakang mereka bergantung jutaan nasib keluarga yang dihidupinya. Langkah hidup terseok dan tak pasti pun dilakoni sebagai kelompok marjinal tersingkirkan di negara ini Merespon adanya formasi penerimaan CPNS Tahun 2018 ini disambut pilu oleh ratusan tenaga honorer kategori-2 (K-2) Ngawi, Jawa Timur yang mayoritas sebagai tenaga pendidik (baca: guru). merekapun melakukan aksi protes tumpah turun kej...