Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Terjaring OTT Seorang Wanita PNS Ditangkap Polisi

Gambar
Ngawi, Pojok Kiri.- Seorang wanita PNS (Pegawai Negeri Sipil) inisial (NL) asal Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi, terjaring   Operasi Tangkap Tangan (OTT) lantaran diduga terlibat/melakukan pungutan liar (Pungli) Tersangka NL (42) bekerja sebagai Bendahara UPT Pasar Hewan Ngawi sekaligus PNS yang berdinas dilingkup Disperindagnaker Kabupaten Ngawi, tersangka ditahan aparat kepolisian Polres Ngawi pada 10 Februari 2017 dilokasi UPT Pasar Hewan Ngawi Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, S.H., S.I.K., M.H., saat mimpin Press Release di Polres Ngawi, Senin (28/1/19) mengatakan, sejak Januari hingga Februari 2017 tersangka NL dibantu juru pungut melakukan penarikan restribusi hewan. Namun hasil penarikan itu tidak dimasukan ke laporan pemungutan dan penyetoran. “Penarikan hasil restribusi kepada pedagang sapi beserta karcis seharusnya disetorkan ke rekening kas daerah, namun ada juga yang tidak diberi kar...

Diduga Terlibat Kasus Penyewaan Tanah Bengkok, Mantan Kades Dawung Ditahan Polisi

Gambar
Ngawi, Pojok Kiri.- Mantan Kepala Desa (Kades) Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi ditahan Satreskrim Polres Ngawi karena diduga telah melakukan kasus penyalahgunaan pengelolaan keuangan desa yang bersumber Pendapatan Asli Desa (PADes) di tahun anggaran 2013/2014 saat ia menjabat sebagai Kades. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Nadjib S.I.K., M.Si., dan Kasubag Humas Polres Ngawi Kompol Eko Setyo Martono, S.H., saat memimpin Press Release di Mapolres Ngawi, Senin (28/1/19). AKBP MB. Pranatal Hutajulu kepada wartawan menegaskan, kasus tersebut berawal saat tersangka AWS memerintahkan kepada KN (inisial) yang menjabat sebagai perangkat desa (uceng) untuk menyewakan tanah kas Desa Dawung (tanah bengkok) eks sekretaris desa (carik) selama 6 tahun terhitung mulai tahun 2014 hingga tahun 2020 hingga tanah kas desa tersebut disewa oleh Donald Samidin...

Deklarasi Projo Di Ngawi , Semua Elemen, Ormas Dan Komunitas Pendukung Jokowi Akan Diundang

Gambar
Ngawi, Pojok Kiri.- Menjelang Deklarasi Projo Ngawi, tanggal 10 Pebruari 2018 mendatang, P I Djoemiran Ketua DPC Projo Ngawi pada Pojok Kiri, (Minggu 27/1/19) menjelaskan awal terbentuknya Projo yaitu pada tahun 2014. Projo berangkat dari relawan Mataraman untuk wilayah Eks-Karesidenan Madiun, pada saat itu muncul figur Gunawan Wirosaroyo sebagai deklarator Projo yang menawarkan kepada Megawati bahwa calon PDI yang digadang-gadang dari Jawa Tengah adalah Joko Widodo pada saat itu Megawati menjawab bahwa ia sudah sering menawarkan kepada Joko Widodo namun Joko Widodo menanggapinya dengan tertawa. Akhirnya Gunawan Wirosaroyo menyanggupi untuk melobi Joko Widodo menjadi calon Presiden kemudian Megawati bersama tim yang di Pimpin oleh Gunawan Wirosaroyo berangkat menemui Joko Widodo yang ternyata sanggup menjadi calon Presiden. Setelah mendapat restu kemudian Gunawan Wirosaroyo membuat relawan seluruh Indonesia yang kemudian diberi nama Projo yang bermakna PDI Promega menguku...

RSUD KERTOSONO WALAU BERTYPE C, MAMPU LAKUKAN TINDAKAN OPERASI PENGGANTIAN LUTUT

Gambar
Nganjuk, Pojok Kiri.- Pelaksanaan operasi penggantian lutut adalah prosedur medis yang dilakukan dengan cara mengganti sendi lutut yang telah rusak dengan sendi buatan (Prostetik). Selama ini biasanya masyarakat Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya melakukan operasi tersebut ke Rumah Sakit Surabaya, Malang dan Solo, kini bisa dilakukan oleh RSUD Kertosono. Meski RS ini termasuk type C namun proses dalam hal pelayanan kesehatan bisa dikatakan telah melakukan lompatan yang sangat luar biasa bahkan bisa dibilang melebihi RS diatasnya. Salah satunya pada pelayanan Poli Ortopedi yang telah mampu melakukan operasi penggantian lutut yang tidak semua RS bisa melakukannya. Seperti yang dikatakan oleh salah satu pasien Wijianto 64 tahun dari desa/kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk pada koran ini, 28/01/2019. Dirinya mengaku saat ini telah melakukan operasi penggantian sendi yang ke-dua. Dimana yang pertama sendi pada lutut kaki kanan telah dilakukan 5 bulan lalu dan pada sendi lutut ka...

Kapolres Ngawi Beserta Jajarannya Silaturahmi Ke Tokoh Agama, Guna Menjaga Harkamtibmas

Gambar
Ngawi Pojok Kiri.-Dalam rangka menciptakan   Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat   (Harkamtibmas) di wilayah Hukum Polres Ngawi dilaksanakan Silaturahmi (Sambang) dengan K.H. Abdussalam selaku pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Narokah, Kamis (10/1/19). Bertempat di kediaman K.H. Abdussalam di Dusun Ngijo, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Kapolres Ngawi AKBP. MB. Pranatal Hutajulu S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Hartono, S.Pd., M.H., Para Kabag serta Kasat Polres Ngawi memimpin kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan dangan tujuan untuk menjalin hubungan yang erat antara ulama maupun umaroh dengan pihak Kepolisian, serta merupakan bagian dari sarana komunikasi dan memperat tali silaturahmi untuk bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan di wilayah Kabupaten Ngawi. Dalam kegaiatan tersebut K.H Abdussalam juga memberikan saran agar seluruh elem...

Polisi Gadungan ditangkap Satreskrim Polres Ngawi, Puluhan Pemuda dijanjikan Masuk Anggota POLRI

Gambar
  Ngawi, Pojok Kiri.- Pria kelahiran Medan, 4 April 1990 berinisial FSH asal Desa Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah diamankan Satreskrim Polres Ngawi lantaran diduga telah melakukan penipuan berkedok anggota Polri berpangkat Kompol, Kamis (10/1/19). Seperti disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Muh. Indra Nadjib, S.I.K., M.Si., dalam Press Release yang digelar pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 di Polres Ngawi, tersangka FSH (28) lulusan Fakultas Hukum ini dilaporkan oleh Suradi (66) dan anaknya Dimas Budi Prasetyo (18) warga Dusun Jetis, Desa dan Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi pada Desember 2018 lalu. Pada petugas Suradi melaporkan bahwa tersangka FSH menjanjikan bisa memasukkan anaknya yang bernama Dimas Budi Prasetyo untuk masuk menjadi anggota POLRI sebagai imbalannya, tersangka FSH meminta uang sebesar Rp. 330.000.000 (tiga ratus tiga puluh juta rupiah), namun hingga saat ini janji tersebut tidak terealisasi dan setela...