Jejak Pendiri SH Terate: Dari Desa Winongo hingga Desa Pilangbango
Dalam sebuah potret keluarga, Ki Hajar Hardjo Oetomo tampak didampingi dua anak kandungnya, Harsining dan Harsono. Keduanya lahir dari pasangan Hardjo Oetomo dan Nyai Inem, sosok yang setia menyertai perjalanan hidup serta perjuangan pendiri Setia Hati Terate.
Desa Winongo, Madiun, menjadi tempat Ki Hajar Hardjo Oetomo bertumbuh dan menapaki masa mudanya. Adapun Nyai Inem berasal dari Desa Pilangbango. Dari keluarga sederhana tersebut diwariskan nilai-nilai persaudaraan, pengabdian, dan semangat perjuangan yang terus hidup hingga kini.
Tak hanya dikenal sebagai pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate, nama Ki Hajar Hardjo Oetomo juga tercatat dalam sejarah perjuangan bangsa. Kiprahnya sebagai perintis kemerdekaan dijalani bersamaan dengan aktivitasnya di dunia jurnalistik. Pada masanya, profesi wartawan pernah diembannya melalui sebuah surat kabar yang terbit pada era perjuangan.
Luasnya pengabdian itu menjadikan Hardjo Oetomo bukan sekadar tokoh pencak silat. Melalui pendidikan karakter, semangat kebangsaan, dan karya-karya jurnalistik, pengaruhnya terus dikenang lintas generasi.
Di Desa Pilangbango, jasad Ki Hajar Hardjo Oetomo dan Nyai Inem dimakamkan. Hingga sekarang, makam keduanya masih sering diziarahi warga SH Terate maupun masyarakat umum yang datang untuk mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan pasangan tersebut.
OPINI



Komentar
Posting Komentar