Direksi BPJS Kesehatan Bersama Bupati Ngawi Sapa Peserta JKN Di Mal Pelayanan Publik

 


Ngawi, Pojok Kiri – Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan melakukan kunjungan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Ngawi, Rabu (17/07). Dalam kunjungan tersebut tentu disambut hangat oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.


Edwin menyampaikan bahwa dengan bertambahnya jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Ngawi, maka diperlukan juga upaya perluasan akses bagi masyarakat.


Pemerintah Kabupaten Ngawi telah berhasil mencapai status Universal Health Coverage (UHC) dengan jumlah kepesertaan Program JKN sampai dengan 31 Mei 2024 sebesar 863.980 jiwa atau lebih dari 95% dari total jumlah penduduk Kabupaten Ngawi.


“Capaian kepesertaan Kabupaten Ngawi adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi yang secara serius memberikan perlindungan kesehatan untuk masyarakatnya ke dalam program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,” ucap Edwin.


Edwin menambahkan bahwa di sisi lain dengan bertambahnya pertumbuhan jumlah kepesertaan maka diperlukan juga peningkatan kerja sama dengan fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Sementara itu, Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono mengatakan MPP ini sudah dilakukan soft launching pada bulan Desember 2023 dengan total keikutsertaan sebanyak 20 instansi dengan 60 jenis layanan. Namun, jumlah ini terus diupayakan melalui sinergi dengan lintas lembaga agar pelayanan dapat diakses oleh masyarakat dalam satu atap. Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, saat ini sudah mencapai 39 instansi dengan 152 layanan. Termasuk BPJS Kesehatan yang juga turut serta dalam menghadirkan layanan di MPP Kabupaten Ngawi.


“Layanan MPP ini sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadirkan layanan yang cepat, efektif, transparan dan akuntabel. Harapannya apa yang menjadi permasalahan masyarakat terkait pelayanan dapat terselesaikan di satu tempat dengan cepat,” tutup Ony. (tk/yah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saat Aturan Jelas Dikecualikan, Ngawi Justru Pilih Jalan Berisiko

Sinergi Pemerintah dan Pers Diperkokoh, Pemkot Madiun Gelar Media Gathering dan Halal Bihalal

Realisasi pajak daerah dan retribusi daerah pemkot madiun