Polres Ngawi Pantau Harga Pangan di Pasar Murah Street Food

Ngawi, Pojok Kiri - Dalam upaya mengendalikan kenaikan harga pangan, selain melakukan pendampingan dan pengecekan stok bahan pangan bersama instansi terkait, Polres Ngawi Polda Jatim juga melaksanakan operasi pengamanan dan pemantauan kegiatan pasar murah, Jum'at (2/12/2022).


Pengamanan dan pemantauan harga pangan tersebut dipimpin Kasat Intelkam Polres Ngawi AKP Marwanto di pasar murah yang digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Ngawi di street food Jl. Imam Bonjol Ngawi.


Ditemui di lokasi kegiatan, Kasat Intelkam Polres Ngawi AKP Marwanto mengatakan, dalam gelaran pasar murah tersebut, TPID Kabupaten Ngawi menggandeng Bulog Cabang Madiun, PT. Penguin Ngawi dan Petani Milenial Ngawi untuk ikut berpartisipasi.



"Gelaran pasar murah yang dilaksanakan dalam upaya untuk mengendalikan harga pangan ini, disambut antusias warga Ngawi sehingga dengan cepat, seluruh stok yang disediakan pedagang habis terjual," ujar AKP Marwanto, Sabtu (3/12/22).


Selain itu, menurut AKP Marwanto, sesuai petunjuk dan arahan Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. kegiatan pengecekan di pasar murah tersebut dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengendalikan harga serta menjaga ketersediaan stok bahan pangan di wilayah Kabupaten Ngawi sehingga tidak memicu terjadinya inflasi.


Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi Ir. Yusuf Rosyadi, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan menyebut, kegiatan pasar murah ini sebagai bentuk intervensi pemerintah Kabupaten Ngawi terhadap kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional saat ini pasca penyesuaian harga BBM yang ditetapkan pemerintah pusat.



"Sejumlah bahan pokok yang dijual dalam pasar murah ini diantaranya, beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam ras serta sejumlah sayuran seperti bawang merah, bawah putih, cabai dan lain-lain dijual dengan harga yang lebih murah dari harga di pasaran. Hal ini karena harga jual yang ditetapkan telah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah," terang Yusuf Rosyadi


Yusuf menambahkan, dengan dilakukan intervensi oleh pemerintah Kabupaten Ngawi tersebut, diharapkan harga bahan pangan di pasaran tidak melonjak dan inflasi daerah dapat terkendali.


Ferdy Raspiantori

Komentar

Postingan Populer